
Soetrisno Bachir
Pendiri Grup Sabira ini terpilih menjadi Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2005-2010 menggantikan Amien Rais. Dia terpilih melalaui voting yang alot dalam Kongres PAN ke-2 di Semarang, 10 April 2005, bertepatan hari ulang tahun kelahirannya yang ke-48. Pria berjiwa ‘keumatan-kebangsaan’ ini bertekad menjadikan PAN terdepan, ikhlas dan amanah.
Sutrisno Bachir yang baru saat-saat menjelang kongres Maret 2005 muncul menjadi aktivis partai, harus bersaing ketat dengan Fuad Bawazier yang mantan birokrat rejim Orde Baru dan Hatta Rajasa Sekjen PAN periode 1999-2005 yang ikut mencalonkan diri pada 21 Maret 2005 di menit-menit akhir, atau diistilahkan di ‘injury time’. Buktinya, kongres yang semula dijadwal 7-10 April 2005 (Kamis-Minggu) harus diperpanjang sehari karena alotnya pemilihan ketua umum.